Rabu, 05 Desember 2012

A.      Judul
“Perancangaan Transmitter Dan Receiver Berbasis Gelombang Ultrasonik Untuk Jaringan Komputer Dalam Media Air”.

B.      Latar Belakang Masalah
Dalam era globalisasi ini banyak sekali ditemukan perkembangan teknologi dalam berbagai bidang. Salah satu bidang yang dimaksud adalah bidang perairan. Kemajuan teknologi tersebut telah memberikan banyak kemudahan dalam kehidupan manusia, contohnya adalah membantu menyelesaikan permasalahan dalam dunia perairan. Hal tersebut dapat memberikan efisiensi pada sumber daya manusia dan waktu.
                Penerapan teknologi jaringan komputer dalam bidang perairan adalah dengan dibuatnya peralatan yang dapat membantu nelayan untuk menyederhanakan kebutuhannya dalam menangkap ikan. Banyak diketahui bahwa selama ini masyarakat masih banyak yang menggunakan metode manual untuk mencari alat penangkap ikan yang sudah terhanyut. Tentunya itu akan memakan banyak waktu dan tanaga.
                Berkembangnya teknologi jaringan bukan hanya pada jaringan yang berbasis kabel (wired), melainkan pada teknologi jaringan berbasis  non kabel (wireless) yang bekerja pada gelombang radio sehingga dapat diterapkan pada medan yang sulit.
                Media yang akan menjadi tempatr diterapkannya alat yang akan dibuat adalah media air. Air dapat mengalirkan arus listrik yang biasa disebut dengan gelombang ultrasonic. Gelombang ultrasonic tersebut dapat dibangkitkan dengan sebuah alat elektronik yang biasa disebut transducer. Transducer tersebut terdapat pada hydrophone yang merupakan alat penangkap gelombang suara di bawah air yang dipancarkan oleh suatu objek di dalam air. Transducer bekerja dengan menangkap berbagai macam gelombang suara yang berasal dari bawah air, kemudian data suara dipancarkan ke operator melalui pengeras suara dan ditayangkan pada sebuah monitor.

C.      Batasan Masalah
Di media darat dan udara komunikasi dapat berjalan dengan lancar. Dalam media air, komunikasi belum bisa berkembang secara maksimal, sehingga alat komunikasi pada air sangat terbatas. Memang saat ini sudah dikembangkan alat komunikasi di dalam air, namun untuk memperolehnya diperlukan biaya yang tidak sedikit.
Adanya permasalah seperti di atas yang akhirnya memicu untuk dibuatnya alat komunikasi dalam air. Berikut ini batasan masalah dari penelitian ini :
1.       Pemfokusan pada pembuatan alat pemancar dan penerima sinyal.
2.       Pengujian media rambat gelombang.
3.       Targetnya adalah pembuatan alat pemancar sinyal.

D.      Tujuan
Tujuan dari pembuatan alai ini adalah untuk menambah pengetahuan di bidang teknologi non kabel serta mendapatkan alat yang bermanfaat untuk media air.

Selasa, 18 September 2012


Asal Mula Pemilihan Konsetrasi Jaringan 
Di postingan kali ini, saya mendapat kesempatan untuk berbagi cerita tentang hal yang melatarbelakangi  saya memilih konsentrasi jaringan di Universitas Kristen Satya Wacana. Pada awal perkuliahan, saya merasa bahwa mata kuliah yang diajarkan cukup sulit untuk dipahamai dalam waktu sekejap, terutama matakuliah yang berhubunga dengan pemrograman. Namu saya masih berpikir mungkin tidak semua matakuliah yang berhubungan dengan pemrograman itu sulit. Hanya butuh waktu untuk mengenal dan mempelajarinya.

Setelah beberapa waktu berjalan, matakuliah pemrograman seperti Algoritma, OOP, Pemrograman Visual, dan Pemrograman Basis Data, nilai yang saya peroleh kurang memuaskan. Dari situ saya beranggapan bahwa memang saya tidak tertarik dengan dunia teknologi yang satu ini.

Selain pemrograman, saya juga mendapatkan matakuliah yang berhubungan dengan multimedia dan jaringan. Mata kuliah multimedia sebenarnya sangatlah menarik. Namun saya bukan orang yang pandai untuk menggambar atau sejenisnya. Padahal multimedia membutuhkan keahlian seperti itu. Sebenarnya saya cukup kreatif untuk mendesain dalam bentuk angan-angan, namun untuk mewujudkannya menjadi sebuah karya sangatlah susah dan juga menguras pikiran.

Konsentrasi yang terakhir adalah jaringan. Saya harus berkata “WOW” untuk matakuliah yang satu ini karena di awal matakuliah  Jaringan Komputer Dasar tugas yang diberikan dosen merupakan tugas tingkat DEWA yang seharusnya tugas-tugas itu diberikan untuk matakuliah Jaringan Komputer Lanjut. Dengan usaha sekeras mungkin tugas-tugas itu saya selesaikan, walau butuh pengorbanan waktu hingga larut malam untuk mengerjakannya bersama dengan teman-teman tercinta.

Waktu untuk pemilihan konsentrasi pun tiba dan saya masih bingung untuk memilih yang mana. Pemikiran berlangsung cukup lama hingga saya tidak bisa tidur dengan nyenyak selama berhari-hari. Akhirnya terbesitlah konsentrasi jaringan yang akan saya pilih. Selain karena tidak berhubungan dengan keahlian untuk mendesain animasi, jaringan merupakan matakuliah yang banyak berhubungan dengan hardware dan teknik-teknik hacking. Ini yang membuat saya tertarik. Hal seperti itu menurut saya cukup mudah untuk dipahami. Faktor lain yang mempengaruhi saya memilih konsentrasi jaringan adalah faktor “KEPEPET” atau dalam Bahasa Indonesia biasa disebut terpaksa.

Dua semester berlalu dengan statusku sebagai anak jaringan. Tidak terlalu menyedihkan ternyata setelah terjun ke bidang itu. Banyak hal yang saya pelajari. Teknik hacking juga terpelajari juga. Di saat perkembangan teknologi yang pesat, maka jumlah hacker  juga ikut berkembang pula. Itulah sebagian perkembangan teknologi di bidang jaringan, menciptakan hacker yang handal.

Hal yang paling berkesan sampai saat ini ialah peroleh IP yang sangat patut untuk di acungi jempol. IP 4,00 berhasil saya raih. Mungkin apabila saya tidak mengambil konsentrasi jaringan, perolehan yang sangat membanggakan itu belum tentu saya dapatkan. Apalagi saat itu saya juga bekerja sambilan menjadi SPG untuk sebuah perusahaan ban mobir ternama. Dimana saya harus membagi waktu antara kerja dan kuliah. Namu satu yang saya percaya, Tuhan tidak akan meninggalkan umat-Nya yang mau berusaha dan bersusah payah untuk kebaikan.

Saya hanya bisa berharap ilmu yang saya peroleh dalam bidang jaringan dapat saya manfaatkan dengan sebaik mungkin di dunia kerja dan  memberikan masa depan yang cemerlang. Sehingga saya tidak merasa menyesal dengan pilihan tersebut. Dapat bekerja sesuai bidang keahlian, membahagiakan keluarga, merupakan sebagian harapan yang ingin saya capai dikemudian hari.